Rabu, 01 Juni 2011

6 Kampus Negeri vs Kampus Swasta

Setiap tahun dunia Pendidikan di Indonesia sering disibukkan oleh kegiatan seputar dunia Pendidikan yang diantaranya Ujian Nasional untuk semua jenjang sekolah dari SD hingga SMA (serta yang sederajat). namun ada juga satu kegiatan pendidikan yang tak kalah menarik yaitu seputar Penerimaan Mahasiswa Baru.

Berbicara tentang Mahasiswa baru tentunya berbicara seputar Perguruan Tinggi baik Negeri maupun Swasta. banyak sekali calon mahasiswa baru yang berlomba-lomba untuk masuk ke Perguruan Tinggi Negeri dengan alasan biaya Pendidikan yang murah ketimbang ke Perguruan Tinggi Swasta dengan biaya pendidikan yang mahal selain itu banyak juga yang berpikir bahwa dengan menimba ilmu di Perguruan Tinggi Negeri sangat berpengaruh positif terhadap masa depan mereka ketimbang ke Perguruan Tinggi Swasta.

Jika melihat kenyataan yang ada saat ini, tentunya kita tak bisa lagi membedakan biaya pendidikan pada kampus negeri serta biaya pendidikan pada kampus swasta. ironisnya banyak sekali calon mahasiswa yang tidak memahami hal tersebut. sebut saja untuk program pendidikan Dokter pada perguruan Tinggi Negeri yang katanya Perguruan Tinggi dengan biaya terjangkau namun sulit sekali dijangkau bagi orang dengan ekonomi yang pas-pasan. atau mungkin saja biaya pendidikan murah namun banyak biaya tak terduga yang harus kita keluarkan untuk dapat menyelesaikan pendidikan pada perguruan tinggi.

Selain berbicara tentang biaya, Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta juga tak kalah bersaing soal mutu, kwalitas serta sarana pendidikan yang memadai. ketiga hal tersebut tentunya telah menjadi isu yang sangat sensitif dan penting bagi setiap perguruan Tinggi. tanpa ditunjang dengan hal tersebut tentunya para calon mahasiswa baru akan berpaling ke Perguruan Tinggi dengan mutu dan kwalitas serta sarana pendidikan yang baik dan memadai.

saat ini di Indonesia, zaman telah berubah seiring dengan perkembangan teknologi dan hal tersebut juga berpengaruh terhadap dunia pendidikan tinggi baik pada perguruan tinggi negeri maupun pada perguruan swasta, pendidikan tinggi negeri tak lagi menjadi pendidikan Tinggi pilihan utama berhubung tak semua orang bisa mendapatkan jatah kursi dengan mudah karena adanya seleksi penerimaan mahasiswa yang tentunya ada yang bisa lolos dan ada juga yang gagal. ketika mengalami kegagalan, banyak sekali calon mahasiswa yang pada akhirnya berlomba-lomba mendaftarkan diri pada perguruan tinggi swasta namun dengan mutu dan kwalitas serta sarana yang sangat memadai.

6 comments:

must_once mengatakan...

Selain faktor biaya, yang penting adalah minat. Jangan sampai salah jurusan.

Sandy57 mengatakan...

Setuju sama atas gue..banyak tmn2 MHS yg curhat "Kayaknya gue salah jurusan deh..."
So harus lbh hati2.

wahyu mengatakan...

menurut saya sekarang sudah hampir tidak ada bedanya antara keduanya (negri & swasta) kalau ditinjau dari segi biaya, namun alangkah baiknya maslah mutu dan minat harus benar2 jadi pertimbangan yang matang, akreditasi misalnya. so jangan sampai salah pilih ^^

Erdiana Oktaviani mengatakan...

kalo pun emang harus kuliah di swasta, tetep harus pilah pilih juga PTS yang bermutu.

ANTON PUNYA mengatakan...

semua kembali kepada individu masing-masing, apakah dia serius dalam dunia perkuliahan ??
tentu saja pertanyaan itu sangat berperan dalam proses belajar mengajar, apalagi dia seorang mahasiswa... dia harus pandai" mencari pengetahuan diluar dari dunia perkuliahan.
masalah fasilitas itu sebagai penunjang saja, yang terpenting kemauan yang besar dibarengi dengan kerja keras untuk bisa mendapatkan hasil yang memuaskan

Yung Fredom ( Alfredo Mauwa ) mengatakan...

Saya Se7 dengan Anton.. :D :D

Poskan Komentar

 
Hallelujah...thank you for your visit,don't forget to give a message to the development of this blog. hopefully the good news is always with you...Praise the Lord!