Senin, 27 Juni 2011

4 Memasang Tabulasi Pada Microsoft Office 2007

Buat semua sobat yang ceria, Microsoft Office 2007 merupakan salah satu software yang tentunya paling sering anda gunakan. dan tentang Microsoft Office 2007 tidak perlu lagi saya jelaskan lebih mendetail karena saya yakin anda semua pada mengerti tentang software tersebut.

akan tetapi ketika anda dan saya menggunakan sotfware Microsoft Office 2007 rasanya ada sedikit kekurangan yang sering kita hadapi. kekurangan tersebut adalah bahwa ketika kita membuka beberapa dokument secara bersama-sama, pada saat kita hendak membuka dokument yang berikutnya tentunya kita harus meminimize dokument yang sedang kita buka agar kita bisa membuka dokument yang berikutnya. saya harapkan anda dapat memahani sedikit penjelasan diatas.

nah oleh sebab itu saya ingin berbagi dengan anda software pendukung yang tentunya sangat anda butuhkan. software ini adalah untuk membuat supaya Microsotf Office 2007 yang anda gunakan agar Microsoft Office 2007 hadir dengan menggunakan tabulasi. karena dengan adanya tabulasi pada Microsoft Office 2007 maka agan sedikit memudahkan anda ketika hendak membuka beberapa dokument sekaligus. tabulasi untuk Microsoft Office 2007 yang dapat ada download disini dapat anda gunakan pada Ms. Word, Ms Excel dan Ms Power Point.

silahkan donlot aja sob dan jangan lupa baca petunjuk penginstalan yang telah disediakan.
Tabulasi Microsoft Office 2007

Kamis, 16 Juni 2011

1 Mahalnya Sebuah Kejujuran

Dalam menjalani kehidupan di muka bumi ini, kita semua tentunya dapat dengan bebas melakukan apapun yang kita kehendaki. namun ternyata kebebasan yang kita jalani tersebut bukanlah sesuatu yang mutlak untuk kita lakukan karena tanpa kita sadari ada aturan-aturan yang akan mengikat kita untuk tidak melakukan suatu kebebasan yang salah.

Aturan-aturan yang mengikat kita tentunya mempunyai tujuan dan maksud yang baik agar kelangsungan kehidupan kita semua bisa berjalan dengan baik tanpa ada masalah yang terjadi terutama bagi kehidupan kita sebagai manusia. banyak hal yang akan kita jalani dan kita hadapi dalam hidup ini namun banyak juga hal-hal yang harus kita lakukan bahkan patuhi ketika kita ada di dunia ini.

Salah satu hal yang harus kita lakukan dan terapkan dalam kehidupan kita adalah sebuah kejujuran. tanpa adanya kejujuran maka kehidupan kita sebagai manusia akan mengalami hal-hal yang tentunya dapat merugikan kita sendiri. akan ada banyak ketidakadilan, akan ada banyak kecurangan yang akan kita temui dikala tidak terdapat kejujuran dalam kehidupan kita sebagai manusia.

Berbicara tentang kejujuran tentunya akan berhubungan dengan keadilan dan sebaliknya jika berbicara tentang ketidak jujuran maka akan berhubungan erat dengan ketidakadilan. banyak contoh yang kita lihat yang telah terjadi dalam kehidupan kita saat ini. bagi anda dan saya yang berada di Indonesia, tentunya kita telah melihat ketidakadilan tersebut bahkan mungkin saja kita telah menjadi korban dari ketidakjujuran/ketidakadilan. alhasil apa yang kita lihat saat ini di Indonesia, terjadi banyak kecurangan, terjadi banyak ketidakadilan, yang salah dinyatakan benar bahkan yang benar dinyatakan salah. semua itu terjadi tentunya berpangkal dari ketidakjujuran.

Di negeri tercinta ini, ketidakjujuran telah membudaya dan mengakar dalam kehidupan lebih dari separo penduduk di negeri ini. bahkan ketidakjujuran telah menjadi penyakit kronis yang tak'kan pernah dapat disembuhkan dengan obat atau ramuan apapun.

Ditengah kehidupan bangsa kita yang penuh dengan ketidakjujuran dan ketidakadilan, muncullah suatu harapan baru terhadap sebuah kejujuran. harapan baru itu hadir dalam diri Siami dan Alif. Ibu dan sang anak ini haruslah diberikan suatu apresiasi yang besar karena telah dengan berani menentang ketidakjujuran yang telah mendarah daging dalam kehidupan bangsa dan negara ini.

Tanpa Siami dan Alif yang dengan berani membongkar kecurangan (nyontek massal) saat pelaksanaan Ujian Nasional di SDN 2 Gadel Surabaya, mungkin kita semua tak akan pernah tahu tentang kecurangan ini. sungguh suatu yang sangat ironis, bayangkan saja.. anak-anak kita yang masih duduk di Sekolah Dasar, udah mulai diajarkan untuk berbuat tidak jujur dan berbuat curang. apa yang akan terjadi nanti dengan bangsa dan negara kita jika anak-anak kita telah diajarkan untuk melakukan hal tersebut, apa yang akan terjadi dengan masa depan anak-anak kita jika dalam usia dini telah diajarkan untuk berbuat ketidakadilan??
dapatkah kita berpikir dengan akal sehat kita?.. sebagai orang tua apakah yang kita pikirkan? apakah kita juga mengajarkan anak-anak kita untuk berbuat tidak adil sejak mereka masih kanak-kanak?...

Ketika Siami dan Alif mengungkapkan kecurangan tersebut, yang terjadi ternyata lebih dahsyat dari yang dikira. beramai-ramai warga sekitar mengusir mereka oleh karena lebih memilih untuk berbuat jujur, lebih memilih untuk berbuat baik. separah itukah bangsa dan negara kita ini?...seberapa mahalkan sebuat kejujuran?...

Berkaca dari Siami dan Alif, sudah seharusnya kita semua menyadari bahwa dengan sebuah Kejujuran, maka kehidupan kita dimuka bumi ini akan berjalan dengan baik. dengan kejujuran tidak akan ada lagi ketidakadilan, tidak akan ada lagi kecurangan.
menjadi tanggung jawab kita untuk mengajarkan dan mengingatkan kepada sesama kita untuk terus melakukan kejujuran dan keadilan. ingat bahwa dunia ini akan terus berputar. masa kita mungkin sedang kita jalani saat ini, kita juga harus tahu bahwa setelah masa kita, akan hidup anak cucu kita mendiami bumi ini. jika saat ini kita menjalani kehidupan dengan kejujuran dan keadilan maka anak cucu kita juga akan merasakan hal demikian, namun jika kita menjalani kehidupan kita saat ini dengan ketidakjujuran dan ketidakadilan maka tentunya anak cucu kita akan menjadi korban dari keserakahan kita dalam ketidakjujuran dan ketidakadilan.

Untuk Siami dan Alif...jangan takut dengan semua konsekwensi yang akan dihadapi karena saya yakin akan banyak muncul Siami dan Alif lainya untuk Sebuah Kejujuran.

salam dari Ambon

Senin, 13 Juni 2011

5 Polantas Yang "Tidak" Profesional

Pada hari minggu kemarin, 12 Juni 2011 di sore hari aye menyempatkan diri untuk pergi ke salah satu toko di kota Ambon yang namanya Citra Swalayan untuk hendak membeli sesuatu yang tentunya aye butuhkan. jarak tuch toko sama tempat tinggal aye gak jauh-jauh amat sehingga aye memutuskan tuch jalan kaki aja..itung-itung olah raga sob.

Ketika dalam perjalanan, aye melihat ada 2 orang Polisi yang berjaga-jaga pada salah satu simpang jalan dimana yang 1x Polantas dan yang 1x lagi PRC (Patroli Reaksi Cepat). awalnya aye melihat situasinya baik-baik saja, namun ada hal yang membuat aye terpaksa terus mengamati dengan seksama salah satu Polisi yang bertugas sebagai PRC.

Polisi PRC tersebut melakukan suatu tindakan yang sebenarnya menjadi tugas dan tanggung jawab Polisi. pada saat tersebut, Polisi PRC melakukan tindakan langsung terhadap pengendara sepeda motor yang mana penumpang dibelakangnya tidak menggunakan helm. sebenarnya hal itu adalah tugas dan kewajiban Polantas untuk menertibkan semua warga negara dalam hal mentaati rambu-rambu lalu lintas.

Namun ternyata ada yang salah dari Ke-2 orang Polisi tersebut. tindakan langsung yang mereka lakukan pada saat itu sangatlah tidak adil. dalam perjalanan menuju ke Citra Swalayan, aye tetap mengamati kejadian ini karena ternyata pada saat yang bersamaan, ada pengendara lain yang tidak menggunakan helm namun tidak dilakukan tindakan langsung alias diloloskan saja sementara pengendara yang sedang di tahan malah di interogasi bahkan STNK motor sang pengendara telah diambil oleh sang Polisi PRC tadi.

Melihat hal tersebut, aye merasa bahwa hal ini sangatlah tidak adil, akhirnya aye memberanikan diri untuk mendatangi tuch Polisi PRC tadi. aye memberanikan diri memprotes tuch ke-2 Polisi untuk masalah ini.

Polantas dan PRC yang bertugas dijalan raya memang punya hak untuk melakukan tindakan langsung bagi pengendara lalu lintas yang melanggar aturan rambu-rambu lalu lintas sesuai dengan UU No 22 Tahun 2008 namun harus ada aturannya. jika melakukan tindakan langsung kepada pengendara lain dan pengendara lain yang melanggar peraturan lalu lintas yang sama dibiarkan lolos itu tentunya tidak adil dan sangatlah tidak Profesional.

Ketika aye berdebat dengan ke-2 Polisi tersebut tentang hal ini, mereka berdalih bahwa mereka cuman ber-2 sehingga tidak dapat melakukan tindakan langsung kepada pengendara yang lain apabila mereka sedang melakukan tilang kepada salah satu pengendara. ketika alasan itu dikemukakan, aye merasa ini sebuah lelucon yang mengada-ngada. jika mau melakukan tindakan langsung, yach langsung aja ke semua pengendara lalu lintas dong Pak Polisi, jangan malah se'enak jinak mau tilang si A dan si B malah dibiarkan lolos. singkat cerita akhirnya STNK yang disita tersebut dikembalikan lagi kepada sang pengendara.

Aye memang sangat setuju dengan peraturan lalu lintas. semua pengendara yang melanggar peraturan lalu lintas harus di tilang sesuai dengan aturan yang berlaku. namun jangan asal tebang pilih dalan melakukan tilang. kejadian diatas memang dapat aye maklumi dimana yang bertugas pada saat tersebut hanya 2 anggota Polisi, namun dalam kondisi tersebut, jika mau melakukan tindakan langsung, haruslah kepada semua pengendara yang melanggar peraturan lalu lintas namun jika kondisi tidak memungkinkan maka haruslah diambil sebuah kebijakan agar tidak merugikan pengendara A ataupun pengendara B. misalkan saja dalam kondisi tersebut pengendara yang sedang di tilang diberikan arahan agar tidak melakukan pelanggaran lalu lintas di waktu yang lain serta memberikan pengertian akan konsekwensi yang akan dihadapi jika melakukan pelanggaran lalu lintas.

sekali lagi dalam hal ini, aye tetap mendukung upaya Kepolisian untuk melakukan penertiban bagi pengendara lalu lintas untuk mentaati peraturan lalu lintas yang berlaku di Indonesia.

ok sob..sekian cerita aye tentang pengalaman berdebat dengan Polisi Lalu Lintas.
aye cabut dulu yacchhh....salam damai dari Ambon

Rabu, 01 Juni 2011

6 Kampus Negeri vs Kampus Swasta

Setiap tahun dunia Pendidikan di Indonesia sering disibukkan oleh kegiatan seputar dunia Pendidikan yang diantaranya Ujian Nasional untuk semua jenjang sekolah dari SD hingga SMA (serta yang sederajat). namun ada juga satu kegiatan pendidikan yang tak kalah menarik yaitu seputar Penerimaan Mahasiswa Baru.

Berbicara tentang Mahasiswa baru tentunya berbicara seputar Perguruan Tinggi baik Negeri maupun Swasta. banyak sekali calon mahasiswa baru yang berlomba-lomba untuk masuk ke Perguruan Tinggi Negeri dengan alasan biaya Pendidikan yang murah ketimbang ke Perguruan Tinggi Swasta dengan biaya pendidikan yang mahal selain itu banyak juga yang berpikir bahwa dengan menimba ilmu di Perguruan Tinggi Negeri sangat berpengaruh positif terhadap masa depan mereka ketimbang ke Perguruan Tinggi Swasta.

Jika melihat kenyataan yang ada saat ini, tentunya kita tak bisa lagi membedakan biaya pendidikan pada kampus negeri serta biaya pendidikan pada kampus swasta. ironisnya banyak sekali calon mahasiswa yang tidak memahami hal tersebut. sebut saja untuk program pendidikan Dokter pada perguruan Tinggi Negeri yang katanya Perguruan Tinggi dengan biaya terjangkau namun sulit sekali dijangkau bagi orang dengan ekonomi yang pas-pasan. atau mungkin saja biaya pendidikan murah namun banyak biaya tak terduga yang harus kita keluarkan untuk dapat menyelesaikan pendidikan pada perguruan tinggi.

Selain berbicara tentang biaya, Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta juga tak kalah bersaing soal mutu, kwalitas serta sarana pendidikan yang memadai. ketiga hal tersebut tentunya telah menjadi isu yang sangat sensitif dan penting bagi setiap perguruan Tinggi. tanpa ditunjang dengan hal tersebut tentunya para calon mahasiswa baru akan berpaling ke Perguruan Tinggi dengan mutu dan kwalitas serta sarana pendidikan yang baik dan memadai.

saat ini di Indonesia, zaman telah berubah seiring dengan perkembangan teknologi dan hal tersebut juga berpengaruh terhadap dunia pendidikan tinggi baik pada perguruan tinggi negeri maupun pada perguruan swasta, pendidikan tinggi negeri tak lagi menjadi pendidikan Tinggi pilihan utama berhubung tak semua orang bisa mendapatkan jatah kursi dengan mudah karena adanya seleksi penerimaan mahasiswa yang tentunya ada yang bisa lolos dan ada juga yang gagal. ketika mengalami kegagalan, banyak sekali calon mahasiswa yang pada akhirnya berlomba-lomba mendaftarkan diri pada perguruan tinggi swasta namun dengan mutu dan kwalitas serta sarana yang sangat memadai.

0 Pola Makan Yang Salah

Mungkin Anda dan saya pernah mendengar ada orang yang berkata bahwa " Makanlah sebelum lapar dan selesailah sebelum kenyang.." nah jika berbicara tentang pola makan maka cara diatas tentunya sangatlah tepat jika kita mau menerapkannya. namun terkadang kita sering kali menganggap remeh soal pola makan padahal hal tersebut sangatlah berpengaruh dengan kesehatan kita sehingga tak jarang kita mengalami masalah pencernaan bahkan mengalami sakit maag yang sulit sekali disembuhkan.
Pola makan yang benar bukan sekedar menyantap makanan yang sehat dan higienis namun pola makan yang benar juga berkaitan waktu yang tepat untuk kita makan dimana makan sebelum lapar dan selesai sebelum kenyang.
Saya pernah mengalami hal dimana makan dalam kondisi lapar dan ternyata jika kita mengalami hal tersebut, kita akan merasa bahwa makanan yang kita makan terasa sangat hambar dan kita tidak lagi menikmati makanan tersebut dengan baik bahkan mungkin diantara kita akan merasa sakit dibagian perut oleh karena adanya asam lambung yang diakibatkan oleh waktu makan yang sudah sangat terlambat.
Melalui tulisan yang sederhana ini, saya ingin berbagi sedikit pengalaman soal pola makan yang sering kali kita abaikan. ingatlah untuk menerapkan pola makan yang sehat dan higienis dan tentunya pola makan sebelum merasa lapar dan selesailah sebelum kenyang.

 
Hallelujah...thank you for your visit,don't forget to give a message to the development of this blog. hopefully the good news is always with you...Praise the Lord!